![]()
Trotoar lahir dari sebuah kesadaran kolektif tentang pendukungan bagi terciptanya tata transportasi yang aman, nyaman dan berkelanjutan. Dimana tingginya jumlah penduduk, kesiapan sarana dan prasarana transportasi, perkembangan aktivitas manusia dan partisipasi masyarakat menjadi dasar
visi tersebut.
Transportasi adalah hal mendasar yang menjadi perhatian setiap manusia, untuk itu Trotoar menyadari bahwa dalam mewujudkan visi transportasi yang aman, nyaman dan berkelanjutan diperluan suatu sinergi diantara para stakeholders, dalam hal ini Trotoar senantiasa mengembangkan kerjasama kepada pemerintah sebagai pengambil keputusan, pengusaha sebagai pemilik kepentingan industri sarana dan prasaranan transportasi dan tentunya masyarakat sebagai pengguna sarana dan prasarana transportasi itu sendiri.
Trotoar menilai transportasi darat adalah fokus isu yang menjadi perhatian khusus, sehingga pada phase awal program Trotoar mengupayakan peran aktif dalam proses mengkritisi dan menguatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya keamanan dan keselamatan dijalan. Program advokasi dan pemberdayaan komunitas menjadi acuan kerja periode tahun 2006-2008.
![]()
1. Pusat Informasi dan Studi Transportasi
Trotoar mengupayakan ketersediaan data dan informasi sebagai referensi para stakeholder berkaitan dengan isu transportasi. Pembangunan pusat informasi dan studi transportasi akan dibangun dalam bentuk pengumpulan data kertas dan data elektronik yang secara simultan dipublikasikan pada situs www.trotoar.org.
Perundangan dan aturan pemerintah mengenai transportasi adalah literature penting untuk dipenuhi, namun demikian kembali kepada visinya, Trotoar juga mengupayakan ketersediaan informasi dan data sebagai referensi dalam pengembangan sistim tata transportasi.
Untuk lebih dekat dengan masyarakat, situs www.trotoar.org dibangun sebagai pusat informasi kelalulintasan dan angkutan umum. Pada phase awal trotoar akan menghadirkan informasi rute angkutan, bus dan monorel dalam kota Jakarta serta menjajaki kerjasama link informasi dengan penyelenggara transportasi.
2. Pusat Pengembangan Sumberdaya Transportasi
Dalam mendukung visi transportasi aman, nyaman dan berkelanjutan Trotoar membangun unit program yang akan memberikan penguatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan berkendaraan bagi komunitas. Program ini dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan, seminar dan publikasi.
Saat ini Trotoar mengupayakan kerjasama dengan pihak Pemerintah, Kepolisian dan pihak industri terkait untuk memberikan dukungan kepada program Training of Trainer (ToT) dalam menciptakan instruktur keamanan dan keselamatan berkendaraan yang handal serta juga memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada komunitas mengenai keselamatan berkendaraan. Untuk phase awal program Trotoar menargetkan untuk memberikan pelatihan bagi pengguna sepeda motor dikalangan pemuda (pelajar dan mahasiswa) dan kelompok pekerja industri.
3. Jaringan Komunikasi Transportasi Indonesia
Dalam mendukung komunikasi informasi dan pertukaran pengetahuan diantara pengguna sarana dan prasarana transportasi, salah satu inisiatif program Trotoar adalah pembangunan jaringan diantara pengguna dan pendukung transportasi dalam skala nasional. Jaringan ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat pada pewujudan transportasi yang aman, nyaman dan berkelanjutan.
![]()
Memfokuskan diri pada permasalahan transportasi darat maka untuk lima tahun mendatang Trotoar akan bekerja pada wilayah kota besar di Indonesia. Untuk tahun pertama dan kedua Jakarta beserta kota penyanggah disekitarnya (Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi) akan menjadi konsentrasi kegiatan Trotoar.
Jakarta sebagai wilayah terkompleks dalam permasalahan transportasi diharapkan dapat menjadi model program pada kota-kota lainnya di Indonesia.
![]()
Trotoar didirikan atas inisiatif beberapa penggiat kehobian otomotif yang concern terhadap banyaknya persoalan transportasi yang muncul. Sehingga setelah melaului masa-masa persiapan yang cukup panjang, akhirnya berdasarkan akta Notaris No. 15 , H Zaini Zein SH tanggal 28 Juni 2006 Trotoar resmi berdiri dalam sebuah badan hukum.
|
|
Hari Wibowo |
|
|
Ade Cahyadi |
|
|
Muhardi |
|
|
M. Yudho Prabowo |
|
|
Riza Boris |
|
|
Syamsul M |
![]()
Program kerja tahun pertama Trotoar adalah menciptakan kualitas penggendara sepeda motor yang sadar keselamatan. Hal ini dipilih berdasarkan kedekatan isu yang dapat dikelola dan juga bahwa sepeda motor adalah potensi permasalahan transportasi yang perlu ditangani secara khusus dan berkesinambungan. Menjaring kerjasama dengan instistusi pemerintahan dan atau non-pemerintahan diharapkan melalui pelatihan dan penularan safety riding konsep Trotoar dapat mengembangkan track recordnya.
Sejalan dengan pengembangan program penguatan kapasitas dan kesadaran pengguna motor trotoar akan membangun jaringan komunikasi transportasi, dimana setiap konstituent jalan dan transportasi dimediasi untuk memberikan masukan dan mendapatkan informasi dari gerakan Trotoar dan juga web site http://www.trotoar.org mengenai sarana, prasarana dan juga situasi dan kondisi per transportasian di Indonesia.
Sehingga pada dua tahun mendatang Trotoar berharap untuk telah dapat dikenal masyarakat dan pengambil kebijakan melalui kontribusi nyata dari program-program aktifnya.
Yayasan Trotoar
Jl Kelapa Puan Timur II Blok NB3 no 42
Kelapa Gading Permai
Jakarta 14250
Telp : +62 21 450132
E-mail : public@trotoar.org